Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Inilah 5 Teknologi Robot Terbaru Di Jepang

Jika membahas mengenai negara Jepang tentu tidak bisa lepas dari teknologi yang mereka miliki. Jepang memang sangat dikenal dengan kemajuan teknologinya yang cukup pesat selain itu negara yang berada di kawasan Asia ini juga dikenal akan inovasinya dalam bidang teknologi. Banyak sekali produk buatan Jepang yang membanjiri pasar dunia terutama produk-produk dibidang otomotif hingga elektronik dan hal ini tidak lepas dan kemajuan teknologi dari negara Jepang. Di sini kami akan mengajak anda sekalian untuk mengenal 5 teknologi terbaru di Jepang yang akan membuat anda terkagum-kagum.
Selain unggul dalam bidang teknologi otomotif dan elektronik rupaya Jepang juga memiliki teknologi terbaru menarik lainnya di sejumlah bidang termasuk teknologi di bidang pangan dan robot. Dalam beberapa tahun terakhir ini negara Jepang memang sedang fokus dalam pembuatan robot dan salah satu hasil robot buatan Jepang yang terkenal dan menjadi perhatian dari khalayak luas adalan robot humanoid canggih ASIMO. Tanpa berlama-lama di bawah ini adalah 5 teknologi terbaru di Jepang :
1. Teknologi Medis
Baru-baru ini Jepang berhasil mengembangkan teknologi terbaru di bidang medis yaitu dengan membuat sendi buatan hasil kerjasama dari Universitas Tokyo. Sendi buatan ini memiliki kelebihan dibandingkan pendahulunya. Selain tidak mudah longgar, sendi buatan terbaru ini juga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
2. Teknologi Otomotif
Masalah teknologi otomotif di Jepang memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Jepang merajai dunia otomotif dengan menjual produk otomotif mereka ke banyak negara. Kabarnya Jepang sedang mengembangkan teknologi hybird yang akan digunakan dalam kendaraan masa depan. Dengan teknologi ini maka konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit dan lebih ramah lingkungan.
3. Teknologi Robot
Jepang ternyata sedang mengembangkan teknologi robot mereka dengan menciptakan robot canggih bernama Maido-Kun. Robot ini kabarnya mampu berjalan di atas catwalk sehingga mirip dengan model. Bukan tidak mungkin suatu saat ini Jepang bisa membuat robot seperti yang mereka kisahkan dalam serial komik maupun film-film kartun.
4. Teknologi Antariksa
Negara Jepang juga memiliki bandan antariksa yang tidak kalah canggih dengan NASA yaitu JAXA. Kabarnya JAXA berencana mengirimkan robot humanoid pertama ke bulan. Proyek tersebut rencananya akan dilangsungkan pada tahun 2015.
5. Teknologi Pangan
Kemajuan teknologi pangan di Jepang berkembang cukup pesat. Belum lama ini Jepang berhasil menciptakan teknologi baru di bidang pangan. Dengan teknologi tersebut memungkinkan mereka mengubah air laut menjadi air yang bisa diminum.
Itulah 5 teknologi terbaru di Jepang yang perlu anda ketahui. Teknologi yang dibuat oleh orang-orang jepang memang menakjubkan tetapi tentunya kita berharap muncul inovasi-inovasi lain yang berguna bagi banyak orang terutama inovasi yang berasal dari Indonesia.
Itulah 5 teknologi terbaru di Jepang yang perlu anda ketahui. Teknologi yang dibuat oleh orang-orang jepang memang menakjubkan tetapi tentunya kita berharap muncul inovasi-inovasi lain yang berguna bagi banyak orang terutama inovasi yang berasal dari Indonesia.
Sumber : http://digikidz.id/inilah-5-teknologi-robot-terbaru-dijepang/
6 Era Teknologi Kalkulator
Anda tentu sudah tak asing lagi dengan alat hitung atau kalkulator ini. Ternyata alat hitung semacam ini sudah diciptakan sekitar 5000 tahun lalu, ditandai dengan ditemukannya alat hitung pertama yaitu ABACUS. Kalkulator mengalami 6 kali masa perkembangan hingga pada akhirnya terciptalah kalkulator yang kini banyak beredar.
Kalkulator adalah suatu alat berukuran relatif kecil namun memiliki manfaat yang sangat besar dalam melakukan perhitungan, baik perhitungan biasa, perhitungan akutansi, maupun perhitungan statistik.
Perkembangan teknologi kalkulator terbagi menjadi 6 era hingga terciptalah jenis kalkulator yang kita kenal dan kita gunakan saat ini. Berikut pembagian era kalkulator.
6 Era Teknologi Kalkulator:
1. Era Pertama.
Sekitar 5000 tahun yang lalu, sebuah alat hitung tradisional dan kalkulator mekanik, Abacus, muncul di Asia kecil. Pada era itulah dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Abacus memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak.
Para pedagang pada masa itu menggunakan Abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, Abacus mulai kehilangan popularitasnya.
Sekitar 5000 tahun yang lalu, sebuah alat hitung tradisional dan kalkulator mekanik, Abacus, muncul di Asia kecil. Pada era itulah dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Abacus memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak.
Para pedagang pada masa itu menggunakan Abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, Abacus mulai kehilangan popularitasnya.
2. Era Kedua.
Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang disebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya dalam melakukan perhitungan pajak. Kotaj persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit.
Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan.
3. Era Ketiga.
Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem Von Leibniz (1646 - 1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan.
Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.
4. Era Keempat.
Pada tahun 1820, Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatika dasar, penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Dengan penemuan alat yang dinamakan arithometer ini, maka kalkulator mekanik pada zaman itu mulai populer.
Dengan kemampuannya dan juga lebih praktis dari kalkulator sebelumnya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa perang dunia pertama. Pada tahun 1892, William Buroughs, seorang mantan teller, memperkenalkan sebuah kalkulator pencetak yang cukup sukses meskipun bertenaga tangan.
5. Era Kelima.
Pada tahun 1889, Herman Hollerith (1860 - 1929), juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan pada sensus penduduk. Cara kerja mesin ini adalah dengan memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik.
Sebuah kartu dapat menimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu 6 minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data.
Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang disebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya dalam melakukan perhitungan pajak. Kotaj persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit.
Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan.
3. Era Ketiga.
Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem Von Leibniz (1646 - 1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan.
Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.
4. Era Keempat.
Pada tahun 1820, Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatika dasar, penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Dengan penemuan alat yang dinamakan arithometer ini, maka kalkulator mekanik pada zaman itu mulai populer.
Dengan kemampuannya dan juga lebih praktis dari kalkulator sebelumnya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa perang dunia pertama. Pada tahun 1892, William Buroughs, seorang mantan teller, memperkenalkan sebuah kalkulator pencetak yang cukup sukses meskipun bertenaga tangan.
5. Era Kelima.
Pada tahun 1889, Herman Hollerith (1860 - 1929), juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan pada sensus penduduk. Cara kerja mesin ini adalah dengan memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik.
Sebuah kartu dapat menimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu 6 minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data.
6. Era Keenam.
Pada masa berikutnya, beberapa insinyur masih terus mengembangkan penemuan lainnya. Pada tahun 1939, John V Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Booalen, sebuah perhitungan matematika yang dapat dinyatakan sebagai benar atau salah.
Pada tahun 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan perhitungan-perhitungan yang selama ini dianggap rumit. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
Pada tahun 1935, seorang insinyur konstruksi berkebangsaan Jerman bernama Konrad Zuse membangun sebuah kalkulator mekanik untuk menangani perhitungan matematik yang ada di profesinya. Tak lama setelah keberhasilannya, Zuse memulai pembangunan pada peralatan elektronik yang terselesaikan pada tahun 1938.
Pada masa berikutnya, beberapa insinyur masih terus mengembangkan penemuan lainnya. Pada tahun 1939, John V Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Booalen, sebuah perhitungan matematika yang dapat dinyatakan sebagai benar atau salah.
Pada tahun 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan perhitungan-perhitungan yang selama ini dianggap rumit. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
Pada tahun 1935, seorang insinyur konstruksi berkebangsaan Jerman bernama Konrad Zuse membangun sebuah kalkulator mekanik untuk menangani perhitungan matematik yang ada di profesinya. Tak lama setelah keberhasilannya, Zuse memulai pembangunan pada peralatan elektronik yang terselesaikan pada tahun 1938.
Saat ini, kalian sudah dapat menggunakan kalkulator dalam bentuk yang lebih simpel dan mudah dibawa kemana-mana. Dengan begitu, kita dapat menghitung berbagai hal secara matematis dan juga lebih mudah.
Itulah keenam era masa-masa sejarah kalkulator.
Itulah keenam era masa-masa sejarah kalkulator.
Perkembangan Teknologi Zaman Sekarang
Perkembangan
tehnologi dijaman sekarang ini sangatlah canggih dan pesat. Hal ini
dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi dimasa ini, dengan yang
sederhana maupun yang menghebohkan dunia. eknologi sudah ada sejak jaman dahulu, yaitu jaman romawi kuno. Perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang yang semakin canggih dan mendunia.
Perkembangan
tehnologi semakin maju, dahulu yang handphone hanya digunakan untuk
telepon dan sms untuk sekedar menanya kabar, sekarang ini handphone
tidak hanya bisa telepon dan sms, akan tetapi di sekarang ini bisa juga
menjadi sebuah komputer mini yang canggih, bisa menjadi tv juga
dengaadanya smartphone.
Indonesia
merupakan salah satu negara berkembang di Dunia dengan pengaruh
tehnologi yang cukup besar yang sebagai konsumen tehnologi negara lain.
Agar Indonesia menjadi salah satu Negara maju dan tidak Negara
berkembang lagi maka tingkat perkembangan teknologi di Indonesia haru
ditingkatkan lagi daripada yang sebelumnya.
Saat
ini teknologi menjadi peran utama bagi Masyarakat dengan tujuan
membangun bangsa. Internet misalnya, diInternet terdapat berbagai
macam-macam pengetahuan yang luas dan jelas semuanya ada didalam
Internet,akan tetapi di Indonesia sekarang ini internet masih belum tau
penggunaan Internet yang sebenarnya, di Indonesia misalnya beberapa dari
pengguna Internet hanya menggunakanya hanya untuk gaul-gaulan atau
ngexsis melalui Internet, supaya dipuji canggih, hal itu karena situs
jejaring sosial yang semakin diminati masyarakat indonesia, baik
anak-anak maupun sampai yang dewasa.
Internet mempunyai dampak positif yaitu, antara lainInformasi dan Pengetahuan yang tak terbatas
bagi para pelajar, untuk bisnis bagi para wira usahawan, sebagai
hiburan bagi mereka yang stres karena pekerjaan atau tugas yang menumpuk
misalnya bermain game online,sebagai sarana komunikasi yang efisien, sebagai keperluan darurat dan lain-lain.
Disamping
dampak positif diatas, Internet juga bisa menjadi dampak negtif bagi
masyatakat, contohnya semua orang menjadi ketergantungan terhadap
Internet yang menjadikan seseorang menjadi malas untuk berfikir, selain
itu adanya situs-situs dewasa yang belum ada tindakan dari pemerintah
untuk memblokir situs tersebut, belum lagi dampak lain yaitu cybercrime
yaitu kejahatan yang terjadi di dunia maya. Akan tetapi itu sesuai
pemakaian anda masing-masing, mau digunakan untuk positif atau
negatifnya.
